Tata Cara Aqiqah Yang Benar – Aqiqah Jogja Terbaru 2019

Aqiqah sendiri kalau kita lihat secara bahasa itu bisa juga di artikan sebagai memotong. Yaitu disini banyak yang mengartikan dengan memotong hewan kambing. Akan tetapi ternyata juga ada yang bilang kalau aqiqah ini di artikan sebagai memotong rambut bayi yang baru keluar dari kandungan pada saat dilahirkan. Hal inilah yang di katakan seharusnya di potong.

Kalau kita melihat pelaksanaan aqiqah di Indonesia. Baik itu aqiqah jogja, jakarta, semarang maupun berbagai kota lainnya sebenarnya gak beda. Yaitu bayi akan segera di aqiqahkan kalau memang telah mencapai umur 7, 14 maupun 21 hari. Dan untuk anak perempuan juga di bedakan jumlah kambing atau domba yang akan di sembelih. Yang cowok 2 dan kalau bayi cewek adalah 1 saja.

Pelaksanaan Aqiqah sendiri terbilang memang telah di ajarkan oleh Nabi Muhammad SAW pada zaman dahulu. Dan hal inilah yang memang banyak sekali di ajarkan kepada kita. Dan untuk prosesnya juga tak jauh beda.

Yaitu bayi yang memang sebelumnya telah berusia 7 hari, 14 hari maupun 21 hari benar-benar harus segera di aqiqahkan. Hal ini sendiri memang seperti yang apa telah di ajarkan dari zaman dahulu kepada kita sebagai umat muslim dan memang mampu untuk melakukannya sendiri.

Lalu pertanyaan selanjutnya bagaimana kalau gak mampu? Maka bisa untuk menundanya sementara waktu terlebih dahulu. Karena bahkan pada suatu hadits pernah di bicarakan kalau seseorang yang belum aqiqah sampai dewasa, maka ia juga boleh di aqiqahkan walaupun usia telah dewasa yang mungkin saja akan menikah atau menjadi orang tua juga.

Lalu kalau kita bicara tentang sebenarnya berapa jumlah hewan yang harus digunakan. Sebenarnya satu saja sudah cukup pada masing-masing anak, baik itu anak laki-laki maupun anak yang perempuan. Akan tetapi yang jauh lebih di utamakan lagi kalau memang lebih menggunakan 2 kambing untuk laki-laki dan satu kambing untuk anak perempuan.

Kalau aqiqah itu juga pastinya akan di barengi dengan prosesi pemberian nama dan juga pemotongan rambut pada anak. Selain itu ada juga beberapa persyaratan yang memang hanya di wajibkan. Dan untuk biaya aqiqah ini sebenarnya di bebankan pada orang tua, akan tetapi bisa juga oleh walinya. Dan satu lagi yang perlu banget diingat yaitu kalau Aqiqah itu sesungguhnya hukumnya sunnah.

Dan kalau kita berbicara mengenai daging dari hewan yang telah kita sembeli, itu tentu saja akan di bagikan. Tapi gak kaya pada saat idul adha yaitu kita membagikannya dalam keadaan mentah. Kalau aqiqah kita harus membagikannya dalam keadaan matang. Bagikan juga sama tetangga, fakir miskin, bisa juga untuk Anda bagikan pada warga yang non muslim. Karena pada dasarnya hal ini juga bisa di jadikan sebagai jalan dakwah pula.

Itulah beberapa tata cara aqiqah yang benar. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *